Minggu, 25 Juli 2021

Tips Cerdas Membeli Gitar Akustik Bekas

BY siti aisyah

Gitar akustik adalah salah satu jenis gitar yang paling banyak dimainkan. Kepraktisan dalam penggunaannya menjadi salah satu alasannya. Tidak perlu repot mencolokkan amplifier dan membeli efek gitar mahal sekalipun, gitar sudah bisa dimainkan.

Bagi anda yang berniat membeli Gitar Akustik, baik itu untuk gitar pertama anda atau gitar tambahan, ada baiknya untuk memperhatikan tips dan trik yang akan penulis bagikan pada artikel kali ini. Khusus untuk anda yang berencana membeli gitar akustik bekas.

Tips Cerdas Membeli Gitar Akustik Bekas

Tips dan Trik Membeli Gitar Akustik Bekas

Coba COD

Tips dan trik pertama adalah melakukan COD saat membeli gitar akustik bekas. Beritahu penjual bahwa Anda ingin bertemu langsung, ingin memeriksa barang. Ini sangat penting dan perlu dilakukan.

Untuk bisa mendapatkan gitar bekas yang berkualitas, kita harus mengeceknya berulang kali, jadi jangan ragu untuk bertemu langsung dengan penjualnya dan menguji gitar tersebut secara langsung. Jika perlu, ajaklah teman yang sudah berpengalaman dan mengerti tentang gitar.


Cek Keseluruhan Bodi Gitar

Hal berikutnya yang harus sobat perhatikan betul adalah cek dengan seksama keseluruhan bodi gitar. Pastikan tidak ada titik yang boncel, apalagi berlubang. Ini akan sangat mempengaruhi kualitas suara dari gitar. Bodi yang boncel, berlubang, atau dinding-dinding bodi gitar yang terbuka dan tak rapat akan membuat suara yang dikeluarkan dari gitar kurang maskimal.

Bila bodi gitar kotor, berdebu, ataupun lecet, hal itu masih bisa diterima dan sangat wajar,  mengingat barang bekas. Yang pasti, yang harus sobat perhatikan betul, jangan sampai ada "kebocoran" pada bodi gitar. Karena di sanalah sumber resonansi nada itu dihasilkan. Sedikit saja kebocoran, maka suara atau kualitas nada yang dihasilkan akan jauh menurun.


Cek Kondisi Tuning Peg

Tuning peg adalah salah satu bagian terpenting pada gitar yang juga harus diperhatikan. Cobalah putar-putar tuning peg pada gitar yang akan sobat beli, sekaligus menyetem gitarnya. Bila masih enak, tidak "alot" dan tidak terlalu kendor, dapat dipastikan kondisinya masih bagus.

Tuning peg yang keras, dan macet akan berpotensi membuat senar putus ketika kita memutarnya dengan bertenaga. Sedangkan kalau terlalu kendor juga tidak bagus. Hal tersebut akan membuat kita saat menyetem gitar menjadi cukup susah mendapatkan nada yang pas.

Ingat, pastikan juga pada tuning peg tidak terdapat banyak karat yang membuat korosi pada baut-baut dan besinya. Mungkin kalau sedikit-dikit karatan, namun masih enak diputar, ya oke-lah tidak apa-apa. Mengingat gitar yang akan dibeli juga gitar bekas.


Pastikan Neck Lurus

Lihatlah, apakah neck gitar yang akan sobat beli bengkok arau tidak. Neck gitar yang bengkok akan menimbulkan banyak masalah pada gitar. Suara yang cempreng, fretbuzz, nada mati, dan lain-lain akan menjadi masalah yang sangat menjengkelkan bila neck gitar megalami kebengkokan.

Cara mengeceknya sebenarnya sangat sederhana. Coba tekan senar satu sampai enam di fret ke dua belas. Bila dilihat masih lurus dari ujung senar gitar di fret satu sampai di fret kedua belas yang kita tekan, itu artinya neck gitar masih normal.


Cek Kelistrikan Gitar

Efek kemajuan zaman dan kecanggihan teknologi saat ini juga berdampak pada berkembangnya inovasi pada alat musik, khususnya gitar. Skarang ini sudah banyak gitar akustik yang bisa doicolok ke amplifier, atau yang sering kita kenal dengan istilah gitar akustik elektrik.

Pertama cek tuner-nya bila ada. Bila sudah mulai susah "nyantol" atau sering out of tune, ini akan menjadi PR tersendiri. Sebab, pada umumnya gitar akustik elektrik yang sudah mengalami masalah seperti ini akan susah dibetulkan, alias harus mengganti tuner baru. Sedangkan kalau itu tuner original,  tentu harganya lumayan.

Selain mengecek tuner-nya, cek juga preamp-nya. Coba masukkan kabel jack 3,5 mm. Masukkan ke amplinya, apakah msih berfungsi dengan baik atau tidak. Pastikan tak banyak noise yang menggangu dan suaranya tidak sember. Selain itu, pastikan pula konektor ke kabel jack 3,5 mmnya masih berkondisi baik: rapat dan tidak longgar yang dapat menyebabkan koneksinya sering terputus.